Sejarah Injil di Klasis Hogio dimulai dengan kedatangan misionaris Belanda pada abad ke-19. Mereka membuka gereja dan sekolah untuk menyebarkan ajaran Kristen. Meskipun menghadapi tantangan, pengaruh agama Kristen semakin kuat seiring berjalannya waktu. Peran pendidikan dan pertumbuhan gereja membantu memperluas pengaruh Injil di wilayah tersebut. Klasis Hogio menjadi pusat kegiatan keagamaan Kristen dengan perayaan dan program sosial yang melibatkan umat Kristen setempat.